10 11 2010

Scroll Text - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings





Lawatan Guru dan Siswa Negara Malaysia ke SMPN 9 Cimahi

30 09 2012

Assalamualaikum … Wr Wb

Studi banding (comparison study) biasa dilakukan untuk maksud peningkatan mutu, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan peraturan, dan lain-lain. Kegiatan studi banding yang dilakukan oleh sekolah untuk mengunjungi atau menemui sekolah tertentu yang sudah disiapkan dan berlangsung dalam waktu relatif singkat. Intinya adalah untuk membandingkan kondisi obyek studi di tempat lain dengan kondisi yang ada di tempat sendiri. Hasilnya berupa himpunan data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan.

Melalui kegiatan studi banding diharapkan :

1.      Melakukan pengamatan terhadap situasi sekolah yang dikunjungi untuk selanjutnya melakukan perbaikan yang dianggap perlu.

2.      Memberikan suasana baru bagi guru/siswa sehingga mampu membangkitkan motivasi untuk meningkatkan kinerja mereka.

3.      Saling bertukar pengalaman bagi guru dengan para guru,siswa dengan siswa di sekolah yang dikunjungi.

4.      Saling mempererat rasa persaudaraan sebagai sesama guru,sesama siswa demi tujuan yang lebih besar yaitu peningkatan prestasi siswa di masing-masing sekolah.

Seperti halnya hari ini Selasa, 18 September 2012 Rombongan dari Malaysia melakukan studi banding ke SMPN 9 Cimahi. Rombongan diterima langsung oleh bapak kepala sekolah SMPN 9 Cimahi Drs Agustia Daniswara beserta guru-guru. Tampak terjadi diskusi yang hangat antara kedua sekolah sambil melakukan kunjungan ke lingkungan yang ada di SMPN 9 Cimahi.

Pada saat itu selain melihat lingkungan, suasana belajar, latihan ekstrakurikuler  yang sedang berlangsung di SMPN 9 Cimahi juga rombongan mendapat suguhan tari … dan kesenian tradisional SMPN 9 Cimahi yang dipimpin oleh Hj Sri Sundartini W,SPd.

Suasana antar guru maupun antar siswa kedua negara terlihat akrab.

Tujuan utama studi banding ini menyambung tali silaturahmi, bukan hanya tali silaturahmi antar atlit saja, tetapi antar sekolah, bahkan kita juga menyambung tali silaturahmi antar negara. Konsep acara studi banding terdiri dari Presentasi antar sekolah, mobile keliling sekolah, dan latihan bersama antar atlit senam.

Adapun siswa dari Indonesia yang ikut berlatih pada saat itu :

  1. Sendi SDN Baros Mandiri 3 Kls VIB
  2. Tantan SMPN 9 Cimahi Kls 7H
  3. Deri SMPN 9 Cimahi Kls 9A
  4. Arif Hidayat SMAN I Cimahi Kls IX

Peserta latihan dari Malaysia pada saat itu adalah :

  1. Muhammad Azrul Bin Zamzam
  2. Ridhwan Bin Azhar
  3. Muhammad Asyraaf Bin Zainudin
  4. Muhammad Irsyad Bin Sanusi

Untuk lebih jelasnya peserta “Maklumat Lawatan dari Malaysia ke SMPN 9 Cimahi” yaitu :

  1. Salim Bin HJ Bakar ( Guru Besar)
  2. Evelyn Lee ( GPK 1)
  3. Zuraimi Bin Idris ( Guru)
  4. Mohammad Rashid Bin Paboh ( Guru)
  5. Maria Binti Mohd Hatar ( Guru)
  6. Syed Isa Bin Abdullah Al Habshee ( Guru)
  7. En Mohd Faizal Bin Rosli ( Guru)
  8. HJ Mohd Amin Bin Hasbollah ( YDP PIBG)
  9. Che Kamarudin Bin Che Mohd Zin ( S/U PIBG)

Murid SUKAN :

  1. Muhammad Irsyad B Sanuri
  2. Muhammad Nazrin Hafiz Bin Zubair
  3. Mohamad Azrul Bin Zamzam
  4. Muhammad Asyraaf B Zainudin
  5. Adam Shan Bin Razali
  6. Muhamad Azmeer Aiman Bin Mohd Nizam
  7. Ridhwan Bin Azhar
  8. Ahmad Zhariff Danial Bin Abdul Azim
  9. Azri Ibrahim Bin Mohamed Ridza
  10. Muhammad Zikry Bin Mohd Zainal Abidin
  11. Mohamad Irfan Bin Abdul Halim

Murid MUZIK :

  1. Muhammad Isyraf Putra Razalee
  2. Muhammad Zuhair B Zuraimi
  3. Amirul Aziz Bin Abdul Aziz
  4. Muhammad Afif Bin Mohd Aziz
  5. Muhammad Nur Aiman Kamarulzaman
  6. Muhammad Danial Afiq Bin Nor Hidayat
  7. Muhammad Iqkarl Bin MD Said
  8. Muhammad Azman Hakim Bin Rohaizad
  9. Muhammad Aqil Bin Mohd Salleh
  10. Nur Ainaa Shauqeena Binti Salim

Semoga apa yang kami lakukan dapat mempererat tali persaudaraan kita sebagai pendidik … Terima kasih atas kunjungannya …

 





Tugas Mandiri Terstruktur dan Tidak Terstruktur

30 09 2012

Assalamualaikum … Wr Wb

Apa itu tugas mandiri terstruktur (TMT) dan tugas mandiri tidak terstruktur (TMTT) ?  Mungkin rekan atau kita sering mendengarnya namun apa perbedaan diantara keduanya.  Kedua tugas mandiri ini, sesuai dengan namanya mandiri berarti tugas yang diberikan atau yang harus diselesaikan seorang siswa setelah ia memperoleh atau menyelesaikan suatu kegiatan belajar dalam sebuah mata pelajaran atau bidang studi.  Apalagi dengan berlakunya KTSP di mana implementasi KTSP (kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) salah satunya sangat akrab dengan tugas mandiri ini.  Suatu tugas dikatakan mandiri terstruktur manakala tugas itu diselesaikan seorang siswa dengan batas yang telah ditentukan oleh guru.  Misalnya tugas itu dikumpulkan pada pertemuan minggu berikutnya atau beberapa hari lagi tergantung guru.  Dan tugas mandiri tidak terstruktur manakala tugas itu diselesaikan dan dikumpulkan pada batas maksimum yang telah ditentukan oleh guru dan siswa boleh mengumpulkannya kapan saja yang penting antara rentang batas maksimum yang telah ditentukan.  Misalnya tugas dikumpulkan paling lambat satu minggu sebelum ulangan tengah semester atau satu minggu sebelum semester atau dua minggu sebelum ujian nasional, dll.   Namun sebaiknya tugas mandiri ini dibarengi dengan pegangan murid seperti konsep materi pembelajaran dari guru, diktat , modul, bahan ajar lainnya, seperti perpustakaan sebagai referensi mereka dalam melaksanakan tugas tersebut.  Bisa juga koran atau Internet.  Kalau memang tugas itu berat boleh dikerjakan secara berkelompok.  Sebagai gambaran saya sajikan contoh TMT dan TMTT,  bidang studi Matematika adalah :

 

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Kegiatan

Waktu

Keterangan

1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus

1.3 Memahami relasi dan fungsi

Berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan relasi !

Dikumpulkan  pada pertemuan minggu berikutnya

Tugas Mandiri Terstruktur

.

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Kegiatan

Waktu

Keterangan

4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya

4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

Ukurlah keliling (K) 5 buah benda berbentuk lingkaran dan juga diameternya (d).

Berapakah nilai K/d !

Dikumpulkan 3 hari sebelum mid semester.

Tugas Mandiri tidak Terstruktur

.

 





Sabar

13 04 2012

Assalamualaikum … Wr Wb

Sabar itu bukan sekadar duduk bersandar dan mengucap kata-kata sabar, tapi sejauh mana kita bertindak dengan ujian yang Allah Ta’alla beri.

Ketika jiwa letih dengan berbagai hal yang semakin menyibukkan kita, maka berilah waktu kepada diri untuk sejenak mengkaji berbagai kesulitan yang semakin menumpuk dan memberatkan. Mungkin disana ada sisi kurang sabar kita dalam menghadapi sesuatu yang justru semakin merunyamkan suasana. Mungkin disana ada kelemahan jiwa kita yang menyeruak dan mengakibatkan kita bertekuk lutut dalam hasil karya diri yang justru merendahkan.

Sabar, pelajaran jiwa yang mungkin mudah di ucapkan namun sangat sulit sekali untuk di realisasikan. Namun disanalah justru letak salah satu keabadian. Cerita kebaikan yang akan abadi saat pelakunya sudah tiada, efek kebaikan yang abadi saat pelakunya masih bernafas ataupun telah berkalang tanah. Karena siapa yang dapat membunuh mati kemuliaan jiwa orang- orang yang sabar? Malah yang ada adalah, jiwa liar kita semakin lelah, dan semakin bingung disaat harus ber benturan dengan manusia yang serba sabar. selanjutnya, rasa malu dan kerendahan diri akan menjadi efek samping yang akan pasti menjadi hak milik kita. Hak milik kita, dan bukan dia.

Bersabar adalah bukan tentang bangga mengakui bahwa kita bisa bersabar. Namun bersabar adalah tentang melatih jiwa yang angkuh mengakui kelebihan diri untuk bisa bersabar, dan legowo mengakui bahwa kesabaran dalam diri kita adalah hanya karena rahmat Allah.

Bersabar adalah alternatif termudah dari sebuah jalan keluar bagi manusia yang tidak mampu menemukan jalan keluar. dan sabar adalah justru satu- satunya pertahanan yang paling kuat, ketika seseorang tidak mampu lagi mengatasi masalahnya.

Bersabar adalah saham yang anda tanam di masa depan, atas sebuah nilai kemuliaan dan ketinggian derajat diri anda pribadi.

Bersabar adalah bukan tentang mengerti orang lain, namun adalah tentang memuliakan jiwa kita sendiri yang sungguh sedang liar demi mengangkat derajat kita sendiri di hadapan AllahTa’alla.

Bersabar adalah bukan hanya tentang menahan amarah, namun di dalamnya terkandung maksud untuk membengkokkan kerasnya gengsi, dan menyadari bahwa diri hanyalah seorang hamba yang harus belajar minta maaf, dan mengajarkan hati dalam luasnya memaafkan.

Maka berbahagialah ketika masih ada dari batin kita yang berteriak protes dan mengatakan bahwa kita belumlah menjadi orang yang sabar. Hal itu berarti bahwa jiwa kebaikan masih hidup dalam diri kita. Dan mungkin sebenarnya kehendak kita sendirilah, suara kebaikan itu mati. Entah karena ketidakmauan kita menindak lanjuti “pemberitahuan” mereka, atau ketidaktahuan kita atas ilmu untuk menyikapi suara ” pengumuman” tersebut. Dan maka benarlah bahwa Allah adalah maha membolak- balikkan hati, maka tidak ada yang patut untuk bermohon tentang supaya meneguhkan hati untuk mudah berkarib dengan kebaikan, kecuali hanya kepada Allah.

Berbahagialah ketika masih sempat bermohon kepada-Nya, karena kita menyadari akan kesempatan kita yang masih ada untuk memohon. Bayangkan jika kehendak itu baru muncul setelah nafas sudah hampir lepas dari tenggorokan. Apa jadinya pula ketika permohonan itu baru melekat di mulut kita tapi setelah kita berada di alam kubur dan bertemu dengan para malaikat?

Maka jangan banyak salahkan diri anda terus menerus karena sabar, yang pertama yang harus diterapkan justru adalah kepada diri sendiri. rasa sesal dan terpuruk tanpa ada kelanjutan untuk bangkit, hanya akan membawa kita semakin terpuruk. Namun juga jangan kasihani diri dengan terlalu, karena hal itu juga akan menjadi poin tambahan yang melembekkan jiwa dan mengikis semangat.

Bersabar adalah sama sekali bukan tentang sifat, tapi adalah tentang sebuah keputusan. Maka buatlah keputuskan anda!.

Pandai bersabar adalah juga bukan bakat, tapi logika sehat yang sangat mengerti tentang akibat. karena sudah berapa banyak kasus ceroboh yang mempersulit diri, dan apakah harus kita lakukan lagi dan lagi karena kita kurang bersabar?

Sabar adalah hak milik pribadi yang beriman, salah satunya adalah tentang keyakinannya akan janji Allah yaitu, “Bersama setiap kesulitan, datang kemudahan”. Hal inilah yang membentuk jiwa ramah mereka untuk melihat kehidupan ini yang seharusnya akan pasti mudah, karena tidak akan ada niatan Allah untuk menyulitkan Kita.

Jadi, masihkah kita tidak mau bersabar?
(Syahidah )

Sumber : dari catatan teman





Mengunjungi Jogja

24 03 2012

Assalamualaikum … Wr Wb

Mengunjungi Jogja. Kota yang terkenal dengan julukan kota pendidikan, kota budaya, dan kota pariwisata. Memang tak salah kalau Jogja mendapat julukan seperti itu, karena di Jogja terdapat banyak kampus, objek wisata, dan berbagai macam peninggalan yang memiliki nilai-nilai historis.

Beberapa hari yang lalu ketika saya bersama rombongan SMPN 9 Cimahi Implementasi ke Jogja, Disana terdapat beberapa tempat yang bersejarah dan bermanfaat lainnya

Hari pertama di Jogja, rasanya segar banget. Hal ini Cukup membuat saya betah untuk tinggal beberapa hari menikmati kota ini.

Selama di Jogja, saya sempat mengunjungi beberapa tempat yang terkenal, seperti Malioboro, Candi Borobudur, Keraton, Taman Pintar, dan tentunya pusat oleh2 Jogja.

Di Malioboro, kita bisa menemukan berbagai stand2/toko2 yang menjual pakaian, tas, sandal khas jogja, mulai dari yang bercorak tradisional sampai yang sudah di desain lebih modern. Harga barangnya juga cukup murah, dan pilihan sangat banyak, karena penjual cukup banyak yang berjejeran di sepanjang emperan toko di kawasan Jl.Malioboro. Sehingga wajar kalau tempat ini selalu ramai tiap malam.

Di Candi Borobudur tentu pemandangannya lebih menakjubkan, apalagi pemandangan di sore hari, sangat pas untuk mengabadikan moment saat itu.

Kami menginap di Hotel Galuh dekat dengan Candi Prambanan walaupun kami tak sempat mengunjungi candi tersebut karena padatnya acara.

Di sisi lain, yaitu keraton Jogja, keraton yang masih dipertahankan sampai sekarang, banyak hal yang bisa kita ketahui setelah mengunjungi keraton, utamanya sejarah kesultanan Jogja dari masa lampau sampai saat ini. Orang orang keraton, atau yang biasa disebut abdi dalem sangat ramah melayani pengunjung selama berada di keraton, mereka benar2 memperlihatkan tata krama dan kesopanan yang sangat kental. Ciri khas mereka adalah berpakaian garis2 bercorak biru tua, sarung batik, dan menggunakan blankon di kepala.

Pada hari terakhir, kami ke tempat pembuatan bakpia, oleh2 khas Jogja. Disana sangat ramai pengunjung, dan saya pun mencoba mencicipi, dan ternyata bakpia yang ditawarkan sangat enaak. Pas buat oleh2 dan tentu saja tak lupa ke tempat salak pondoh … wow …🙂

Itulah sedikit pengalaman implementasi di Jogja, selain memperkenalkan tempat-tempat bersejarah pada siswa juga mengajarkan beberapa hal tentang kerja sama, tepo seliro, setia kawan, dan banyak lagi yang lainnya.

Ternyata 2 hari di Jogja terasa tidak cukup untuk bisa menikmatai semua bagian bagian kota yang menyimpan banyak sejarah masa lalu … mudah-mudah di tahun mendatang kami kembali mengunjungi Jogya … Insya Allah …🙂

.

.

.

.

Lirik kla project jogyakarta/yogyakarta

Pulang kekotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapa ku bersahabat, penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgia
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja

Di persimpangan langkahku terhenti
Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri
Ditelan deru kotamu …

Walau kini kaut’lah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati





Detak hati …

25 02 2011

Meski sedetik yang tersisa …

Setiap kesuksesanyang kita terima, sesuai dengan kapasitas diri dalam menampungnya.  Karena kita yakin, bahwa Allah SWT Maha Mengetahui siapa kita.  Dan sudah seberapa layakkah kita dalam mengemban yang namanya kesuksesan itu.

Dengan tidak terlalu mendramatisir yang bernama kegagalan, kita kembali mau melangkah untuk terus bergerak.  Hal ini kita lakukan bersama-sama dengan titik-titik kesuksesan yang sedang kita genggam saat ini.  Dengan demikian, kita semakin menikmati setiap kesempatan yang sedang kita jalani.  Selain itu, kitapun dapat menerima segala peluang yang datang dengan baik.  Lalu mengisinya dengan segenap kemampuan yang dititipkan oleh-Nya.  Alhamdulillahirabbil’alamin.  Allah SWT begitu sayang kepada kita.  Hingga detik ini yang begitu berharga, kita masih diberi kesempatan yang terbaik.

“Sungguh nikmat-Nya yang mana lagikah yang belum kita sadari kehadirannya…??!

Begitu pula dengan beranekaragam rasa yang datang silih berganti menyapa kita.  Kadang mereka datang sekejap saja, kemudian pergi lagi.  Namun, lebih sering berdiam begitu lamanya.  Bersama kita. Ada makna apa ya? yang dibawa oleh setiap rasa yang sedang kita miliki sekarang?  Adakah syukur dan atau sabar kita bersamanya? Wallahu a’lam bish shawab.

Beberapa ilmu dan pengalaman berharga detik ini:

  • Hiduplah dengan sederhana,
  • Tetap baik dan ramah pada siapa saja,
  • Apapun yang kita miliki saat ini, janganlah kita merasa bahwa kita pemiliknya.  Akan tetapi segeralah kita menyadari, bahwa semua ini hanya pinjaman.  Jadi, berusahalah untuk senantiasa berbagi dengan sesama, lebih sering…..
  • Kita hidup di dunia ini, insyaflah… kita hanya menumpang, mampir sejenak!  Jadi, selalu timbul semangat dan harapan dalam upaya mengumpulkan bekal untuk kembali pulang ke kampung halaman yang sesungguhnya.  Akhirat.
  • Yakinlah, Allah SWT selalu bersama kita,
  • Ingatlah, kita menjadi bermanfaat kalau kita berusaha untuk berbuat,
  • Apapun yang terjadi pada kita, terimalah dan jalani dengan ikhlas, agar kita senantiasa menjadi hamba yang bersabar dan penuh syukur
  • Pandanglah segala sesuatu dengan fikiran positif agar tenang selalu hatimu, wahai sahabat…!

“Sebagai penumpang di pemberhentian ini, ….  Sabarlah menunggu saatnya perjalanan ini berakhir.  Manfaatkanlah hari dan detik ini dengan sebaik-baiknya.  Inilah keadaan terbaik untukmu.  Yakinlah di balik semua ini Allah berkehendak lain.  Engkau perlu menjaga keyakinanmu itu.  Setelah kesulitan ada kemudahan.   Allah SWT sayang padamu.  Tabahkan hatimu.  Teruskanlah langkah-langkahmu. Engkau bisa!”

Masih ada kesempatan untuk berfikir, merancang masa depan.

Ingat! hidup hanya sekali.  Dan kita tidak tahu, kapan saatnya kita akan kembali.  Nah… justru karena itu, selagi diberi kesempatan untuk hidup, mari kita warnai hari-hari ini dengan hal-hal yang berarti.

Hari berganti…

waktu bergulir…

hidup tetap berjalan…

saat fikiran sebebasnya berpetualang…

hati kembali mengingatkan…

lalu raga bergerak cepat! ia buka Al Qur’an, dibacanya perlahan…

hingga KITA kembali tenang.

Alhamdulillahirabbil’alamin,

terima kasih wahai Cinta…

Inilah bahagia itu. Ketika hati lega, pikiran cerah, jiwa jernih kembali, dan semangat berkobar! menyala terang sekali. Hingga ia membanjir mewujud kata-kata yang tersusun rapi.  Rangkaian kata yang akan abadi selamanya.  Sampai akhir nanti. Inilah kehidupan kita.  …

tersenyum dan bahagialah ….🙂

Sumber





Keindahan Jiwa

27 01 2010

Kenapa ada orang yang penampilannya indah tapi ia tidak disukai orang lain? Kenapa ada orang yang memiliki rumah yang indah lagi megah tapi hidupnya tidak bahagia bahkan tersiksa? Kenapa pula ada orang yang suaranya indah, tapi akhirnya ia mengalami nestapa karena keindahan suaranya itu?

Rupanya, kita masih memandang keindahan itu sebatas topeng. Keindahan yang hakiki tidak hanya berasal dari topeng, tapi dari dalam jiwa kita (inner beauty). Karena itu tak heran bila ada orang tua –yang secara fisik tidak menarik lagi– dicintai banyak orang

Nah, ternyata ada beberapa syarat keindahan. Pertama, indah itu letaknya pada kebersihan. Bersih di sini bisa bersifat fisik ataupun bersifat nonfisik. Bersih secara fisik meliputi bersih anggota badan, bersih penampilan, bersih lingkungan, maupun bersih penghasilan. Bila kita ingin menjadi pribadi indah maka cintailah hidup bersih.

Yang tak kalah penting adalah bersih akhlak kita, karena secantik dan setampan apapun seseorang, bila kelakuan dan ucapannya kotor, maka ia tidak akan punya harga; jatuh harga dirinya. Begitu pula dengan pikiran. Hindarilah berpikir kotor, mesum, atau berpikir jelek tentang orang lain. Berpikirlah selalu tentang kebaikan orang lain, karena semakin kita memikirkan kejelekan orang, maka akan semakin tersiksa diri kita.

Tentunya, semua kebersihan ini tidak terasa lengkap tanpa disertai oleh bersihnya hati. Bila hati kita bersih, maka wajah pun akan terlihat cerah, perilaku santun, kata-kata terjaga, dan sikap kasih sayang akan terpancar dari pribadi kita. Bila kita mampu membersihkan jasmani dan rohani kita, insya Allah kita akan menjadi pribadi yang indah dan disukai Allah dan manusia lain. Boleh jadi paras kita tidak begitu menarik, tapi pribadi kita menawan semua orang.

Syarat keindahan yang kedua adalah keserasian. Apapun yang tidak serasi akan jauh dari keindahan. Keserasian ini intinya kita harus proporsional dan tepat dalam bertindak, berbicara, berpenampilan. Seperti misalnya sepatu kebesaran, kopiah kekecilan, baju terlalu kecil. Semua itu tidak serasi sehingga tidak terlihat indah. Termasuk pula serasi dalam bertutur kata, tepat intonasinya, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat, dan tepat pula waktu mengucapkannya.

Dalam masalah keserasian ini, termasuk pula cara hidup yang tidak melebihi kemampuan dan kenyataan. Hiduplah secara proporsional. Contohnya serasi dalam keinginan. Kita harus benar-benar mengendalikan keinginan-keinginan kita jikalau ingin membeli suatu barang.

Syarat keindahan berikutnya adalah perawatan. Taman bagus tapi tidak dirawat, maka keindahannya akan pudar. Gigi rapi tapi tidak terawat, maka akan mendatangkan banyak masalah. Motor baru dan mahal tapi jarang dirawat akan cepat rusak. Tubuh tidak dirawat dengan olahraga maka akan cepat rapuh dan tidak terlihat indah. Perawatan itu adalah salah satu syarat keindahan. Iman kita pun harus sering dirawat, agar tidak cepat rusak. Dibanding yang lainnya, perawatan iman harus lebih intensif dilakukan, bahkan setiap waktu, dengan zikir, shalat, sedekah, shaum (puasa), membantu kaum dhuafa, ikut pengajian.

Bila kita mampu mengaplikasikan tiga syarat keindahan dalam hidup kita, insya Allah kita akan menjadi pribadi yang indah luar dalam. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Catatan Kang Amet

Seperti kata pepatah “Keindahan Manusia Sebenarnya Bukan dari Topeng Tapi dari Hati dan Jiwa Nurani yang Bersih”








Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.